5 Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Berbagai Negara, Ada yang Bagi-Bagi Permen

1 day ago 5

5 Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Berbagai Negara, Ada yang Bagi-Bagi Permen

Suasa Idul Fitri di China. (Foto: Xinhuanet)

Idul Fitri merupakan hari kemenangan yang dirayakan umat Muslim di seluruh dunia. Meski esensi perayaannya sama, setiap negara memiliki tradisi unik yang mencerminkan budaya setempat.

Berikut lima tradisi perayaan Idul Fitri di berbagai negara yang menarik untuk diketahui.

1. China

Di China, Idul Fitri tidak hanya menjadi momen kebersamaan tetapi juga penghormatan kepada leluhur. Umat Muslim di sana mengunjungi makam leluhur untuk berdoa, terutama bagi mereka yang gugur pada masa Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan.

Setelah melaksanakan sholat Id di masjid besar seperti Masjid Niujie di Beijing, mereka bersilaturahmi sambil menikmati hidangan khas seperti lamb kebab dan yangrou paomo. Di daerah seperti Xinjiang dan Ningxia, perayaan semakin meriah dengan pertunjukan seni dan festival makanan khas Muslim.

2. Arab Saudi

Arab Saudi merayakan Idul Fitri dengan penuh kemeriahan. Setelah Sholat Id, masyarakat berkumpul untuk menikmati hidangan khas seperti kabsa dan mandi. Tradisi mengunjungi keluarga dan tetangga menjadi bagian penting dalam perayaan ini.

Selain itu, pesta kembang api menghiasi langit kota-kota besar seperti Riyadh dan Jeddah, menambah semarak suasana Lebaran.

3. Turki

Di Turki, Idul Fitri dikenal sebagai "Bayram" dan dirayakan dengan mengenakan pakaian baru yang disebut "Bayramlık" sebagai simbol kesucian. Masyarakat muda menunjukkan rasa hormat kepada yang lebih tua dengan mencium tangan mereka.

Silaturahmi menjadi tradisi utama, dan anak-anak mendapat cokelat, permen, serta uang koin dalam "Şeker Bayramı" atau Festival Gula. Nuansa kebersamaan dan keceriaan sangat kental dalam perayaan ini.

4. Malaysia

Tradisi "balik kampung" di Malaysia mirip dengan mudik di Indonesia, di mana masyarakat pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Hidangan khas seperti ketupat, rendang, dan lemang selalu hadir di meja makan.

Anak-anak mendapatkan "duit raya" dari orang tua dan kerabat sebagai bentuk berbagi kebahagiaan. Selain itu, ziarah ke makam leluhur menjadi bagian dari tradisi perayaan.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|