Profil dan Harta Kekayaan Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi amp;nbsp;

1 week ago 3

Profil dan Harta Kekayaan Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi  

Profil dan harta kekayaan Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA - Profil dan harta kekayaan Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi. Darmawan memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam industri perbankan dan telah menempati berbagai posisi strategis di berbagai perusahaan perbankan. 

Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan pada Selasa 25 Maret 2025 menunjukkan bahwa Darmawan kembali menjadi direktur utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Sebelumnya, Darmawan telah menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri pada periode 2020 sampai 2025.

Profil Darmawan Junaidi

Dilansir dari situs resmi Bank Mandiri, Darmawan lahir di Palembang pada tahun 1966. Ia memperoleh gelar sarjana (S1) dari Universitas Sriwijaya di Palembang, Sumatera Selatan.  ia juga telah memperoleh pendidikan dari sejumlah program pengembangan eksekutif di universitas terkemuka di dunia. Darmawan Junaidi telah bergabung delapan bulan kemudian sejak berdirinya Bank Mandiri pada 1999.

 Ia banyak menghabiskan waktu di bidang treasury selama karirnya di Bank Mandiri. Pada awalnya, ia bekerja sebagai treasury dealer di BMRI dari 1999 hingga 2009, hingga kemudian menjabat sebagai vice president treasury dari 2009 hingga 2012. Darmawan ditunjuk sebagai direktur utama pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Oktober 2020, menggantikan Royke Tumilaar. 

Selain itu, dia pernah menjadi Direktur Keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2016-2017, Komisaris Utama PT Semen Kupang Indonesia pada tahun 2016-2017, dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Semen Indonesia pada tahun 2017. 

Harta Kekayaan Darmawan Junaidi

Darmawan pertama kali melaporkan total hartanya saat menjadi Head Marketing West Department - Treasury Group Bank Mandiri, menurut laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara elektronik (e-LHKPN) yang diunggah di situs web Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada 21 Juni 2011, kekayaannya sebesar 2.602.969.733 rupiah.

Pada 21 Desember 2015, ia kembali menyerahkan LHKPN ketika menjabat sebagai Regional CEO XI Bali dan Nusa Tenggara - Direktorat Distribusi Bank Mandiri dengan harta sebesar Rp 6.197.651.478. ia kembali menyerahkan hartanya sebagai Direktur Keuangan Semen Indonesia, dengan harta sebesar Rp 6.997.651.478 pada 1 Juni 2016. 

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|