Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
AUSTIN – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengaku kesulitan di dua seri awal MotoGP 2025. Namun, berkat kemenangan di MotoGP Amerika Serikat 2025, Bagnaia mengaku bisa tersenyum lagi karena motor Desmosedici GP25 yang ia gunakan perlahan mulai terasa nyaman.
Kemenangan ini juga membuatnya menjadi rekan setim Marc Marquez yang berhasil merebut podium pertama untuk pertama kalinya sejak 2017. Hasil di GP Amerika Serikat sekaligus menumbuhkan kembali kepercayaan diri Pecco Bagnaia, meski menyadari bahwa kemenangan itu berbau keberuntungan.
"Perasaan ini luar biasa, saya sangat senang, ini pertama kali saya menang di COTA. Saya tahu kesuksesan ini berkat insiden Marc, dia lebih cepat dibandingkan orang lain," kata Bagnaia seperti dilansir dari GPOne, dikutip Kamis (3/4/2025).
1. Mulai Nyaman dengan Motor
Namun, Pecco Bagnaia menegaskan bahwa hasil ini juga berkat kerja keras tim dan juga dirinya dalam menemukan perasaan terbaik di atas motor seperti tahun lalu. Sebab, sejak tes pramusim, ia tidak nyaman di atas motor baru.
"Secara psikologi itu tidak mudah, karena melihat bagaimana musim ini berjalan sejak tes. Dalam dua balapan pertama, saya memiliki masalah dalam menemukan perasaan yang tepat saat mengerem, dan saya harus mengatakan bahwa akhir pekan lalu sangat terbantu dalam menemukan apa yang saya cari," ujarnya.

Sepanjang balapan utama di MotoGP Amerika Serikat 2025, Francesco Bagnaia tampil kuat. Bahkan, saat memimpin balapan ia berhasil membangun jarak yang cukup besar dengan Alex Marquez.
"Saya sangat senang dengan itu, saya juga senang dengan tim saya. Saya memberikan kredit kepada mereka yang bisa menahan rasa grogi dan mengubahnya ke rincian teknis. Terima kasih kepada mereka dan yang mendukung saya. Saya kembali balapan dengan tersenyum," tuturnya.