Gaya Hidup Sehat: Cara Mudah Cegah Diabetes dari Sekarang (Foto: Freepik)
JAKARTA - Apakah menurutmu penyakit diabetes itu adalah penyakit turunan? Padahal bukan hanya karena faktor itu saja, loh! Gaya hidupmu sehari-hari juga memiliki peran besar. Lalu, apa saja faktor yang menyebabkan tingginya risiko penyakit diabetes dan penyakit berbahaya lainnya? Pada artikel kali ini, bersama nutritionist Audy Aprillia, mari simak bersama-sama gaya hidup dan kebiasaan kecil yang dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya seperti diabetes.
Kebiasan Kecil yang Berdampak Besar
Kebiasaan-kebiasaan kecil seperti suka minum minuman bersoda, konsumsi gula reguler setiap hari, ataupun konsumsi dessert manis bisa berdampak negatif untuk kesehatan tubuh kamu apabila dilakukan secara terus-menerus. Menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten memang cukup sulit, terlebih lagi jika kamu sering mengunjungi cafe-cafe lucu yang menjual dessert dan minuman manis. Kalau sudah kebablasan dan tidak bisa berhenti mengonsumsinya, ditambah kamu adalah orang yang malas bergerak, akan semakin bahaya untuk kesehatanmu.
Pola Makan Yang Baik
Gaya hidup yang seperti apa sih yang seharusnya dilakukan? Bagaimana solusi yang tepat untuk menghindari penyakit diabetes? Solusinya sangat mudah, kamu perlu mengganti gula reguler yang kamu konsumsi setiap hari seperti gula tebu, sirup jagung, gula alkohol, dan pemanis buatan ke Gula Ramah seperti gula aren, gula kelapa, gula lontar, dan kurma. Selain itu, perlu dibarengi dengan pola makan yang baik dan sehat. Contohnya yaitu:
Sarapan bergizi. Mulailah dengan sarapan dengan gizi seimbang di awal hari dan memilih makanan yang kaya akan protein dan serat.
Makan siang dan malam. Misalnya seperti karbohidrat kompleks, protein, lemak baik, dan serat.
Perhatikan Indeks Glikemik. Pilihlah makanan yang Low-GI dengan nilai dibawah 55.
Indeks Glikemik dan Low-GI
Apakah kamu familiar dengan kata Low-GI? Low-GI adalah singkatan dari Low Glycemic Index, yang artinya Indeks Glikemik Rendah. Indeks glikemik (IG) adalah angka (berskala 1-100) yang menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat diproses menjadi glukosa di dalam tubuh. Semakin tinggi nilai Indeks Glikemik makanan yang kamu konsumsi, semakin cepat pula kadar gula darah dalam tubuh kamu akan melonjak dan memperbesar risiko terkena penyakit diabetes.