Tenang, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan RI Terjaga di Tengah Perang AS-Israel vs Iran

5 hours ago 2

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2026 |15:13 WIB

Tenang, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan RI Terjaga di Tengah Perang AS-Israel vs Iran

Tenang, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan RI Terjaga di Tengah Perang AS-Israel vs Iran (Foto: Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional masih dalam kondisi yang terjaga kuat pada awal tahun 2026. Meski demikian, otoritas tetap mewaspadai sejumlah risiko global yang berpotensi memicu volatilitas di pasar keuangan, mulai dari ketegangan di Timur Tengah hingga arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dinamika geopolitik dan ekonomi global menjadi faktor risiko utama (downside risk) saat ini.

Friderica yang kerap disapa Kiki itu menyoroti kinerja ekonomi Amerika Serikat pada kuartal IV-2025 yang tumbuh hanya 1,4 persen, angka yang berada jauh di bawah ekspektasi pasar. Kondisi ini diperumit dengan tekanan inflasi yang kembali merangkak naik.

“Peningkatan tensi geopolitik dan juga fragmentasi geoekonomi pada awal 2026, termasuk di Timur Tengah serta dinamika kebijakan perdagangan di AS menjadi downside risk yang berpotensi meningkatkan volatilitas di pasar keuangan secara global,” ungkap Kiki dalam konferensi pers di Gedung Menara Radius Prawiro OJK, Selasa (3/3/2026).

Kiki menambahkan bahwa ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga pada pertengahan tahun mulai menurun, seiring dengan munculnya kebijakan suku bunga tinggi untuk jangka waktu lebih lama (higher for longer).

Selain AS, tekanan juga datang dari Asia, di mana China masih bergulat dengan krisis sektor properti meski kinerja ekspornya tetap surplus.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|