Prabowo: Jangan Malu Orangtuamu Buruh-Pemulung, Cium Kakinya

6 hours ago 3

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 12 Januari 2026 |14:59 WIB

 Jangan Malu Orangtuamu Buruh-Pemulung, Cium Kakinya

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)

BANJARBARU – Presiden Prabowo Subianto meminta anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka. Prabowo menegaskan, meski orangtua mereka bekerja sebagai buruh, petani miskin, hingga pemulung, pekerjaan tersebut adalah mulia.

“Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, anak-anakku, jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya tukang, pemulung. Jangan kau malu,” kata Prabowo dalam pidatonya saat peresmian Sekolah Rakyat di 166 titik yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Menurut Prabowo, para pekerja kecil tersebut justru memiliki kemuliaan karena mencari nafkah dengan cara yang halal dan penuh kerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Bahkan, ia meminta kepada anak-anak Sekolah Rakyat untuk sungkem kepada orang tua jika pulang ke rumah.

“Mereka, mereka mulia. Mereka kerja keras, halal, bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Jangan pernah kecil hati. Hormati orang tuamu. Kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu. Jangan pernah kau malu,” katanya.

Prabowo kemudian membandingkan kemuliaan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang dianggapnya telah mengkhianati negara dan bangsa.

“Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” imbuhnya.

Prabowo bahkan menegaskan bahwa ia lebih hormat kepada pemulung hingga tukang becak. Ia juga secara terbuka menyatakan sikap pribadinya terhadap praktik korupsi, seraya menegaskan kewenangannya untuk berbicara tegas sebagai kepala negara.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|