Operasional pesawat amfibi atau seaplane, sebuah moda transportasi yang menjanjikan solusi inovatif untuk tantangan geografis. (Foto: Okezone.com/Instagram)
JAKARTA – Sulawesi Selatan mengambil langkah maju dengan meningkatkan konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur water base. Proyek ambisius ini bertujuan memfasilitasi operasional pesawat amfibi atau seaplane, sebuah moda transportasi yang menjanjikan solusi inovatif untuk tantangan geografis yang dihadapi daerah kepulauan ini.
Tantangan Geografis dan Peluang Seaplane
Sulawesi Selatan, dengan garis pantai yang panjang dan ribuan pulau kecil yang tersebar di sekitarnya, menghadapi kendala signifikan dalam menghubungkan wilayah-wilayahnya. Aksesibilitas terhadap pelayanan publik, distribusi logistik, dan pengembangan potensi ekonomi terhambat oleh keterbatasan infrastruktur transportasi konvensional.
Di sinilah seaplane hadir sebagai solusi yang menjanjikan. Pesawat amfibi ini mampu lepas landas dan mendarat di permukaan air, menjadikannya ideal untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang sulit diakses melalui jalur darat atau laut.
Water Base Aerodrome: Pusat Operasional Seaplane
Infrastruktur water base aerodrome akan menjadi titik standar operasional bagi armada seaplane. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, termasuk dermaga, hanggar, dan fasilitas perawatan pesawat. Kehadiran water base akan memastikan operasional seaplane berjalan lancar dan aman. Demikian dikutip dari Kementerian Perhubungan melalui akun Instagram resminya @kemenhub151.
Dukungan Kementerian Perhubungan
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sangat mendukung inisiatif pembangunan water base di Sulawesi Selatan. Melalui akun Instagram resminya, @kemenhub151, Kemenhub menjelaskan bahwa seaplane akan menjadi moda transportasi alternatif yang efisien dan efektif untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah kepulauan.
Manfaat Multidimensional Seaplane
Pemanfaatan seaplane di Sulawesi Selatan tidak hanya terbatas pada transportasi penumpang. Moda transportasi ini juga berpotensi besar untuk mendukung berbagai sektor, termasuk:
Logistik: Mempermudah distribusi barang dan kebutuhan pokok ke daerah-daerah terpencil.
Kesehatan: Memungkinkan evakuasi medis darurat dan pengiriman tenaga kesehatan ke pulau-pulau terluar.
Pariwisata: Membuka akses ke destinasi wisata eksotis yang sebelumnya sulit dijangkau.
Ekonomi: Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memfasilitasi perdagangan dan investasi.