
Kegiatan trauma healing Kemenag di Biereuen. (Foto: Dok. Bimas Islam Kemenag)
BIREUEN – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat terdampak. Di tengah suasana itu, penyuluh Agama Islam bersama guru madrasah hadir, tak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan penyembuhan dari trauma.
Momen penyembuhan trauma dan jeda dari rasa takut itu terlihat di sebuah sudut Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Di tengah rumah-rumah yang masih menyisakan jejak bencana, terdengar tawa anak-anak yang berkumpul, duduk melingkar sambil menggenggam krayon warna-warni, menggambar apa pun yang mereka suka.
Di tempat itulah, pada Kamis (8/1/2025), lima penyuluh Agama Islam dan lima guru madrasah memberikan pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana. Pendampingan itu diikuti 80 anak dan 16 ibu rumah tangga.
Berbagai aktivitas trauma healing digelar. Anak-anak diajak bermain, bernyanyi, dan menggambar. Permainan sederhana itu menjadi jalan untuk memulihkan kepercayaan diri dan menenangkan batin mereka. Sementara itu, para ibu duduk berkelompok, berbagi cerita, menumpahkan kegelisahan yang selama ini terpendam.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya


















































