Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Resmi Diadaptasi ke Film, Siap Masuk Tahap Produksi

5 hours ago 13

Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Resmi Diadaptasi ke Film, Siap Masuk Tahap Produksi

Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (Foto: Dok Rusian Abdul Munir)

"Hidup ternyata bukanlah perlombaan. Tidak masalah jika langkahmu melambat dan tak secepat orang yang lain. Sekali-sekali kita memang perlu menikmati apa yang sedang terjadi dan terus percaya bahwa pada akhirnya semua akan membaik." 

Itulah salah satu kutipan menohok dari novel mega best seller Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna yang resmi diadaptasi menjadi film layar lebar dan akan segera memasuki tahap produksi pada April 2026. 

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati menjadi kolaborasi dua rumah produksi antara Sinergi Pictures dan Ben Film. Film ini akan disutradarai oleh Kuntz Agus (Dear Nathan: Thank You Salma, Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah), dengan penulisan skenario dipercayakan kepada Alim Sudio (Miracle In Cell No.7, Kang Mak from Pee Mak) dengan Nia Dinata (Arisan!, Berbagi Suami) sebagai konsultan skenario. 

Film ini akan berpusat pada Ale, seorang pria yang berada di titik terendah hidupnya dan merencanakan untuk mengakhirinya. Dalam 24 jam terakhir sebelum keputusan itu, Ale berkeinginan untuk menyantap mie ayam. Namun rencana tersebut tertunda karena warung yang ia tuju tutup. 

Penundaan tersebut justru menjadi awal dari berbagai pertemuan yang mengubah cara pandangnya tentang hidup. Kisah sederhana namun menyentuh ini berhasil menggerakkan ratusan ribu pembaca, hingga novel tersebut menyandang status mega best seller dan akan memasuki cetakan ke-100, menjadikannya salah satu IP buku lokal dengan capaian komersial terkuat dalam beberapa tahun terakhir. 
Novel ini juga telah diterjemahkan dan terbit ke dalam bahasa Jepang, memperluas jangkauan pembacanya hingga ke pasar internasional. Adaptasi filmnya diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih besar, termasuk penonton yang belum membaca novelnya. 

“Selain karena banyak dibaca, alasan kami dari Sinergi Pictures mengadaptasi novel ini ke film adalah karena ceritanya sangat bagus, dekat dengan banyak orang dan tentunya inspiratif. Hal ini tentu sejalan dengan film-film Sinergi Pictures yang selalu menghadirkan cerita-cerita kuat dan menangkap realita di sekitar kita,” papar Philip Lesmana, produser film. 

Sementara itu, Ardina Atles, produser Ben Film, menambahkan bahwa pemilihan filmmaker dan para pemeran film ini dipikirkan secara matang agar dapat memberikan hasil terbaik serta memenuhi ekspektasi para pembaca novel. 

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|