Mendekati yang Tak Terjangkau: Ketulusan Pelayanan PNM untuk Kelompok Subsisten

23 hours ago 3

 Ketulusan Pelayanan PNM untuk Kelompok Subsisten

PNM melayani sepenuh hati untuk Kelompok Subsisten. (Foto: dok PNM)

JAKARTA – Bagi sebagian ibu prasejahtera, mengakses layanan keuangan kerap terasa menakutkan. Tak jarang muncul rasa sungkan, khawatir tidak dipahami atau sistem pinjaman yang mengharuskan adanya jaminan. Namun pengalaman itu berubah ketika mereka berjumpa dengan Account Officer (AO) PNM.

Pertemuan pertama sering kali berlangsung sederhana, di teras rumah, di balai warga, atau pun di area perkampungan yang hangat dan penuh kekeluargaan. AO PNM datang dengan bahasa yang sederhana dan kesediaan untuk mendengar kebutuhan mereka. Mendapatkan pembiayaan tanpa agunan dan didampingi untuk tumbuh naik kelas.

Pelayanan yang diberikan tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. Tak jarang, AO PNM mengenal nama anak-anak nasabah, memahami ritme usaha harian mereka, hingga mengerti kapan harus memberi dorongan dan kapan cukup menjadi pendengar. Relasi yang terbangun perlahan menghadirkan rasa aman bahwa ada yang mendampingi perjalanan mereka, apa pun kondisinya.

Setiap kunjungan rutin, percakapan ringan, dan solusi yang disampaikan dengan bahasa sederhana menjadi pengalaman yang membangun kepercayaan nasabah. Mereka tidak merasa dilayani dari jarak jauh, tetapi ditemani dari dekat.

Sekretaris Perusahaan PNM, L Dodot Patria Ary menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari komitmen PNM dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif.

“PNM hadir untuk melayani masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan. Dengan akses pembiayaan yang bertanggung jawab dan pendampingan berkelanjutan, kami ingin mereka mendapat kesempatan memiliki produk keuangan yang aman,” ujarnya.

Menurut Dodot, pembiayaan tanpa pemberdayaan tidak akan cukup. “Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pengetahuan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha melalui Account Officer. Tujuannya agar kehidupan nasabah benar-benar menjadi lebih baik dan berkelanjutan,” tuturnya.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|