Klarifikasi Daviena Skincare Usai Produknya Ditarik BPOM, Warganet Alami Trust Issue

3 hours ago 1

Klarifikasi Daviena Skincare Usai Produknya Ditarik BPOM, Warganet Alami <i>Trust Issue</i>

Klarifikasi Daviena Skincare usai Produknya Ditarik BPOM, Warganet Trust Issue. (Foto: IG Daviena)

JAKARTA - Produk kecantikan Daviena Skincare milik selebgram sekaligus pengusaha Melvhina Husyanti tengah diserbu kritik warganet usai salah satu produknya ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Produk tersebut adalah Daviena Skincare Intensive Night Cream with AHA.

Produk itu dinyatakan mengandung bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam kosmetik sehingga ditarik dari peredaran. Unggahan di Instagram pemilik Daviena Skincare pun ramai dikomentari warganet.

Mereka mempertanyakan keamanan produk yang selama ini dipasarkan. Bahkan, ada yang menuding Daviena telah menjual skincare berbahaya kepada konsumen. Terlebih, dalam rilis BPOM RI disebutkan bahwa salah satu produk Daviena Skincare mengandung deksametason, salah satu jenis kortikosteroid yang tidak diperbolehkan dalam produk kosmetik.

Pemilik Daviena Skincare memang tidak memberikan komentar langsung atas kritik yang disampaikan warganet di kolom komentar. Namun, seakan menjawab kegaduhan publik, akun resmi Instagram Daviena Skincare akhirnya memberikan klarifikasi atas isu yang tengah ramai diperbincangkan.

Dalam unggahan pada Senin (19/1/2026), pihak Daviena Skincare menjelaskan bahwa produk yang ditarik BPOM RI tersebut sebenarnya telah dihentikan sejak setahun lalu. Penarikan itu disebut terjadi akibat kecurangan yang dilakukan oleh oknum produsen, yakni CV Surya Permata, yang menambahkan bahan baku di luar kesepakatan dengan Daviena Skincare.

Selain itu, produk Intensive Night Cream with AHA yang ditarik BPOM RI juga diklaim sudah tidak diproduksi, tidak diedarkan, dan tidak diperjualbelikan kembali oleh pihak Daviena Skincare. Sebagai bentuk tanggung jawab, Daviena Skincare menyebut telah mengganti produk tersebut dengan formulasi baru yang diklaim sudah mendapatkan izin BPOM terbaru.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|