Kisah Penyerang Timnas Indonesia yang Kerja Jadi Satpam hingga Bangkit sebagai Pelatih

1 day ago 26

Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 08 Januari 2026 |11:41 WIB

Kisah Penyerang Timnas Indonesia yang Kerja Jadi Satpam hingga Bangkit sebagai Pelatih

Jhonny van Beukering (tengah) pernah bekerja sebagai satpam untuk menyambung hidup. (Foto: Instagram/@cuselltonnie)

KISAH penyerang Timnas Indonesia Jhonny van Beukering, kerja jadi satpam di kelab malam hingga bangkit berkarier sebagai pelatih di klub amatir akan diulas Okezone. Jhonny van Beukering sempat membela sejumlah klub Eredivisie seperti Vitesse Arnhem, PEC Zwolle, De Graafschap, NEC Nijmegen dan Feyenoord Rotterdam.

Total dari 124 penampilan di Eredivisie, Jhonny van Beukering mengemas 34 gol dan 15 assist. Performa apik di atas membuat PSSI Kepincut menaturalisasi Jhonny van Beukering yang ternyata memiliki darah Indonesia.

1. Jhonny van Beukering Resmi Jadi WNI pada 2011

Di usia 28 tahun atau pada 10 Oktober 2011, Jhonny van Beukering resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Saat memegang paspor Indonesia, Jhonny van Beukering berstatus pemain Pelita Jaya yang didatangkan dari Feyenoord Rotterdam pada Januari 2011.

Sayangnya, penampilan fisik Jhonny van Beukering tidak proporsional saat itu. Jhonny van Beukering tidak seperti pesepakbola pada umumnya yang memiliki badan atletis. Jhonny van Beukering muncul sebagai pesepakbola tambun yang kesulitan berlari.

Akibatnya, karier Jhonny van Beukering bersama Timnas Indonesia tidak panjang. Tercatat, Jhonny van Beukering hanya bermain dua kali bersama skuad Garuda.

2. Jadi Satpam Kelab Malam

 AD) Jhonny van Beukering saat bekerja sebagai satpam di kelab malam. (Foto: AD)

Pada 2019, Jhonny van Beukering pensiun sebagai pemain. Setelah itu, kehidupan Jhonny van Beukering sempat tidak menentu. Di saat bersamaan, ada keluarga yang harus dipenuhi kebutuhannya. Mengutip dari media Belanda AD, Jhonny van Beukering rela bekerja sebagai satpam di kelab malam.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|