Tangguh Yudha
, Jurnalis-Kamis, 08 Januari 2026 |19:05 WIB

Kepala BGN Dadan (Foto: Okezone)
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim kasus keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami penurunan signifikan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana menyebut penurunan ini sebagai hasil dari perbaikan berkelanjutan terhadap kualitas layanan dan pengawasan program.
Dadan menyatakan, pihaknya terus melakukan pembenahan di berbagai aspek pelaksanaan MBG, seiring dengan upaya mengejar target 82,9 juta penerima manfaat pada 2026.
Selain perluasan cakupan, BGN juga menyiapkan sertifikasi dan akreditasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan standar layanan.
"Di tahun 2026 ini kita akan terus kejar target 82,9 juta, sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi akreditasi, sehingga kita akan bisa mengelompokkan SPPG berbasis kualitas layanan dan itu akan mempengaruhi terhadap berbagai hal, dan kami kejar target agar seluruhnya unggul sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya membuat anak menjadi tumbuh sehat, cerdas, kuat dan ceria tapi juga aman dikonsumsi," ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Dadan mengungkapkan, data internal BGN menunjukkan tren penurunan tajam kasus keracunan MBG sejak Oktober 2025.


















































