Ramdani Bur
, Jurnalis-Sabtu, 30 Agustus 2025 |06:12 WIB
Jonatan Christie tumbang di perempatfinal BWF World Championships 2025. (Foto: Humas PP PBSI)
PUTRI Kusuma Wardani (Putri KW) menjadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal BWF World Championships 2025. Apakah status ini menjadi beban bagi pebulu tangkis berusia 23 tahun tersebut? Putri KW melanjutkan kiprah apik di BWF World Championships 2025 dengan menumbangkan jagoan India, PV Sindhu di babak perempatfinal dengan 21-14, 13-21 dan 21-16, Jumat 29 Agustus 2025.
Kemenangan ini membuat Putri KW mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir, Indonesia mendapatkan medali di nomor tunggal putri BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.

Sebelum Putri KW, pebulu tangkis putri terakhir Indonesia yang berhasil melakukannya adalah Lindaweni Fanetri. Lindaweni dipastikan mendapatkan medali perunggu setelah di luar dugaan menumbangkan jagoan Taiwan, Tai Tzu Ying, di perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015,
1. Gagal Diikuti Jonatan Christie dan Ana/Tiwi
Keberhasilan Putri KW lolos semifinal BWF World Championships 2025, gagal diikuti Jonatan Christie dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Ana/Tiwi). Jonatan Christie dikalahkan juara bertahan asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn dengan skor 14-21, 21-18 dan 8-21.
Jonatan Christie gagal membalaskan kekalahan yang dialami sang junior, Alwi Farhan. Sebelumnya di babak 16 besar, Alwi Farhan juga ditumbangkan Kunlavut.
Di semifinal yang berlangsung hari ini, Kunlavut Vitidsarn akan menantang unggulan kedua asal Denmark, Anders Antonsen. Bagaimana dengan Ana/Tiwi? Ana/Tiwi tumbang di tangan unggulan kesembilan asal Jepang, Rin Iwanaga/ Kie Nakanishi 15-21 dan 16-21.