
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Foto: PSSI)
JAKARTA – Pengamat sepakbola nasional, Kesit Budi Handoyo, meyakini perhelatan Piala AFF 2026 merupakan waktu yang tepat bagi Timnas Indonesia untuk menanggalkan status sebagai tim spesialis posisi kedua. Kesit menilai, di bawah nakhoda baru, Skuad Garuda memiliki modalitas yang cukup kuat untuk akhirnya membawa pulang trofi supremasi sepak bola Asia Tenggara tersebut ke Tanah Air.
1. Tantangan John Herdman
Timnas Indonesia belum pernah mencicipi rasanya mengangkat trofi Piala AFF. Skuad Garuda lebih dikenal sebagai spesialis runner-up dalam ajang tersebut karena telah mencapai babak final sebanyak enam kali.
Tentunya, pencinta sepak bola Tanah Air ingin melihat Timnas Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF. Masyarakat pun menaruh harapan besar kepada pelatih baru Skuad Garuda, John Herdman. Diharapkan, figur asal Inggris itu dapat menyudahi kutukan runner-up.
“Menurut saya, AFF 2026 ini seharusnya bisa jadi pembuktian kalau Indonesia bukan spesialis runner-up,” kata Kesit kepada Okezone, Minggu (18/1/2026).
Kesit menyebut peluang Timnas Indonesia merebut gelar juara Piala AFF 2026 sangat besar jika menurunkan pemain terbaiknya seperti pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun agaknya hal tersebut tidak akan terealisasi karena Piala AFF tidak masuk agenda FIFA.
Resmi! John Herdman Pimpin Timnas Indonesia
2. Target Realistis
“Jika Indonesia tampil dengan kekuatan penuh berisikan pemain yang membela timnas di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu, rasanya kans menembus final dan merebut juara sangat besar,” terang Kesit.














































