Jepang Studi Banding MBG di Indonesia, Temukan Perbedaan soal Memasak

5 hours ago 3

Tangguh Yudha , Jurnalis-Minggu, 18 Januari 2026 |11:08 WIB

Jepang Studi Banding MBG di Indonesia, Temukan Perbedaan soal Memasak

Jepang Studi Banding MBG di Indonesia, Temukan Perbedaan soal Memasak (Foto: BGN)

JAKARTA -  Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) atau Kadin Jepang melakukan studi banding mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.

Dalam studi banding ini, Kadin Jepang kagum atas pelaksanaan MBG yang telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat setiap harinya. Jumlah tersebut dinilai setara dengan hampir setengah dari total populasi Jepang.

Hal ini disampaikan delegasi JCCI yang secara khusus datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Putih, Sawangan, Depok, di mana dalam kunjungan, Jepang melihat bagaimana pemerintah Indonesia mengembangkan sistem MBG secara cepat, terstruktur, dan dalam skala yang sangat besar.

“Capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program berskala masif dan kini menjadi lokasi studi banding. Kolaborasi dengan Jepang akan memperkuat kualitas serta keamanan pangan, sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” ujar Ketua delegasi JCCI Hayashi Hiroto, sebagaimana dikutip, Minggu (18/1/2026).

Namun, Kadin Jepang memberikan sejumlah catatan terkait aspek keamanan pangan. Dia menilai petunjuk teknis dan standar operasional MBG di Indonesia telah memenuhi standar tinggi dan hampir setara dengan Jepang, namun terdapat perbedaan pada tahap proses memasak.

“Yang membedakan adalah pada tahap memasak. Di Jepang, suhu setiap menu diukur sebelum disajikan, dengan standar minimal 80 derajat Celsius untuk memastikan makanan aman,” ucapnya.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|