Gelar Juara Piala Afrika 2025 Timnas Senegal Dicabut karena Sempat Tinggalkan Laga vs Maroko?

6 hours ago 4

Ramdani Bur , Jurnalis-Senin, 19 Januari 2026 |21:19 WIB

Gelar Juara Piala Afrika 2025 Timnas Senegal Dicabut karena Sempat Tinggalkan Laga vs Maroko?

Gelar juara Piala Afrika 2025 milik Timnas Senegal berpotensi dicabut. (Foto: instagram/@fsfofficielle)

GELAR juara Piala Afrika 2025 milik Timnas Senegal terancam dicabut setelah sempat meninggalkan lapangan efek protes kepada wasit di laga final melawan Timnas Maroko. Mengutip dari Sportbible, Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) memiliki aturan jelas bahwa tim yang meninggalkan lapangan tanpa seizin wasit dianggap mengalami kekalahan.

“Jika karena alasan apa pun sebuah tim menolak bermain atau meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berakhir tanpa seizin wasit, maka tim tersebut akan dianggap kalah dan secara permanen dieliminasi dari kompetisi yang sedang berjalan,” tulis regulasi yang dibuat CAF, Okezone mengutip dari Sportbible, Senin (19/1/2026).

 Instagram/@fsfofficielle) Timnas Senegal juara Piala Afrika 2025 (Foto: Instagram/@fsfofficielle)

“Aturan AFCON juga menyebut tim yang meninggalkan lapangan dinyatakan kalah 0-3 sebelum komite penyelenggara mengambil langkah lanjutan jika perlu,” lanjut laporan di atas.

1. Pemain Timnas Senegal Tinggalkan Lapangan

Laga final Piala Afrika 2025 mempertemukan tuan rumah Maroko melawan Senegal pada Senin (19/1/2026) dini hari WIB. Di masa injury time babak kedua, pemain Senegal El Hadji Malick Diouf dinilai melanggar gelandang Maroko, Brahim Diaz, di kotak terlarang.

Wasit yang memimpin pertandingan, Jean Jacques Ndala, sempat mengecek Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan ada pelanggaran atau tidak. Setelah dicek, ternyata El Hadji Malick Diouf dinilai menarik Brahim Diaz sehingga Maroko mendapatkan hadiah tendangan penalti.

Tak lama setelah penalti diberikan, pelatih Senegal Pape Thiaw meminta Sadio Mane dan kawan-kawan untuk meninggalkan lapangan. Setelah sekira 18 menit, para pemain Senegal bersedia kembali masuk ke lapangan setelah mendapatkan bujukan dari sang kapten, Sadio Mane.

Read Entire Article
Apa Kabar Berita | Local|