
Geely EX2 Mulai Dirakit Lokal, TKDN Capai 46,5% (Dok Geely Auto Indonesia)
JAKARTA – Geely Auto Indonesia memulai perakitan lokal Geely EX2 di pabrik di Purwakarta, Jawa Barat. Geely EX2 menjadi model ketiga yang diproduksi lokal dI Indonesia.
Setelah menyelesaikan trial production pada Mei 2025, Geely memperluas aktivitas manufakturnya dengan melanjutkan perakitan Starray EM-i pada September, dilanjutkan Geely EX5.
Dalam perakitan lokal ini, Geely Auto Indonesia berkolaborasi dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM). Kapasitas produksinya mencapai 60 unit per hari.
“Sejak program pre-booking dibuka pada November 2025, Geely EX2 mendapatkan respons yang sangat positif dengan lebih dari 1.000 SPK. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia. Melalui strategi lokalisasi dengan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 46,5%, kami siap menjawab permintaan konsumen dengan menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal,” ujar CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Tidak hanya merakit lokal, Geely juga memperkuat fondasi industri kendaraan listrik di Indonesia melalui peningkatan kapabilitas manufaktur dan kolaborasi di sektor komponen utama. Kemitraan dengan manufaktur lokal Gotion dalam pemasokan battery cell untuk Geely EX2 menjadi langkah penting dalam pengembangan industri baterai di Indonesia.
Dari sisi keamanan, baterai Geely EX2 mengusung teknologi Cell-to-Pack (CTP) yang dilengkapi Geely Battery Safety System dan sistem pendingin berbasis cairan.
Di lini produksi, strategi penguatan manufaktur diwujudkan melalui pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, dan pendampingan dari tim global Geely kepada karyawan lokal. Kualitas perakitan dijaga lewat penerapan Geely Manufacturing Enterprise System (GMES) untuk memastikan konsistensi di setiap tahap produksi.

















































