
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan satu korban kecelakaan pesawat PK-THT. (Foto: Okezone.com/BKIP)
JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan satu korban kecelakaan pesawat PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) yang sebelumnya hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar telah ditemukan dan teridentifikasi berjenis kelamin perempuan. Dengan temuan tersebut, total jenazah yang berhasil dievakuasi menjadi dua orang dari 10 penumpang yang tercatat dalam manifes penerbangan.
“Kami dilaporkan bahwa kemarin ditemukan lagi satu jenazah korban pesawat berjenis kelamin perempuan,” ujar Dudy dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (20/1/2026).
Menhub menjelaskan, proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 menghadapi tantangan berat. Lokasi kecelakaan berada di kawasan pegunungan dengan kemiringan sekitar 80 derajat. Kondisi medan semakin sulit karena cuaca yang kerap diguyur hujan sehingga jalur evakuasi menjadi licin.
Saat ini, sekitar 1.200 personel dikerahkan dalam operasi pencarian oleh tim SAR gabungan. Namun hingga kini, black box atau kotak hitam pesawat belum berhasil ditemukan.
“Saat ini Basarnas telah menyiapkan lokasi di Lanud Hasanuddin Makassar untuk menampung bagian-bagian pesawat yang telah ditemukan,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyampaikan bahwa informasi penemuan jasad pertama diterima Posko Crisis Center Basarnas pada Minggu (18/1/2026) pukul 11.59 WITA. Korban berjenis kelamin laki-laki tersebut langsung dievakuasi oleh tim di lapangan untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

















































