
Cosmo JNE FC saat juara Futsal Super Cup 2025. (Foto: Instagram/@pfl.indonesia)
FEDERASI Futsal Indonesia (FFI) resmi membuka bidding untuk penetapan tuan rumah Futsal Super Cup 2026. Agenda ini merupakan bagian penting dari kalender kompetisi nasional FFI 2026.
Kompetisi ini digelar ini untuk meningkatkan standar penyelenggaraan futsal di Indonesia. Futsal Super Cup 2026 direncanakan berlangsung selama tiga hari pada minggu pertama atau kedua bulan September 2026.
1. FFI Undang Partisipasi Aktif Para Stakeholders
Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar. (Foto: Okezone/Andri Bagus Syaeful)
FFI mengundang partisipasi aktif berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Klub Futsal Profesional, Asosiasi Futsal Provinsi (AFP), dan Asosiasi Futsal Kota/Kabupaten (AFKot/AFKab) untuk ikut bidding. Selain itu, pihak swasta sebagai mitra penyelenggara juga dirangkul FFI.
Bagi pihak yang berminat, FFI mewajibkan calon peminat untuk mengirimkan pernyataan minat (Letter of Intent). Pengiriman itu melalui email resmi ke [email protected] sejak tanggal pendaftaran dibuka.
Selain itu, calon tuan rumah harus menyusun Dokumen Penawaran (Bid Book). Dokumen itu secara komprehensif yang mencakup aspek administratif, teknis, komersial, dan operasional.
Seluruh proses seleksi akan dilakukan secara objektif, profesional, dan akuntabel oleh tim verifikasi FFI berdasarkan Peraturan Federasi Futsal Indonesia Nomor: 013/FFI-LGL/VII-PER/2025. Keputusan final mengenai penetapan tuan rumah akan bersifat mengikat.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya













































