Anggie Ariesta
, Jurnalis-Jum'at, 02 Januari 2026 |11:22 WIB

Pembukaan perdagangan 2026 (Foto: Okezone)
JAKARTA – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman secara resmi memaparkan arah strategis pasar modal Indonesia untuk lima tahun ke depan. Dalam pembukaan perdagangan perdana tahun ini, Jumat (2/1/2026), BEI meluncurkan Master Plan BEI 2026-2030 yang bertujuan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
Iman menegaskan bahwa visi besar pada tahun 2030 adalah membangun pasar modal yang lebih inovatif, transparan, inklusif, dan terkoneksi secara internasional.
"Harapannya Indonesia dapat masuk ke jajaran Top 10 bursa dunia berdasarkan kapitalisasi pasar atau nilai transaksi, sekaligus memberikan manfaat optimal bagi investor dan perekonomian nasional," ujar Iman.
Sebagai pijakan awal dalam Master Plan tersebut, BEI menetapkan sejumlah asumsi dan target operasional untuk tahun 2026 yang disesuaikan dengan kondisi makroekonomi domestik maupun global.
Indikator utama target BEI 2026 seperti rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) diproyeksikan mencapai Rp15 triliun. Untuk target 555 pencatatan efek baru, yang mencakup 50 emiten saham baru.
BEI juga membidik penambahan dua juta investor baru melalui penguatan kanal distribusi informasi.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya


















































