Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 19 Januari 2026 |09:41 WIB

BNPB Modifikasi Cuaca hingga 24 Januari Cegah Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Jabar (Dok BNPB)
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta hingga Jawa Barat akan terus berlanjut guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BNPB menjadwalkan operasi modifikasi cuaca diperpanjang hingga 24 Januari 2026.
1. Modifikasi Cuaca
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan langkah ini sebagai bentuk mitigasi proaktif untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
Abdul Muhari mengungkapkan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Jawa bagian barat pada 16–23 Januari 2026 umumnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 20–21 Januari 2026 di Banten bagian barat dan selatan, Jakarta Barat, serta Jawa Barat bagian barat.
"Hujan sedang hingga lebat juga mungkin terjadi secara bervariasi di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Menindaklanjuti rekomendasi BMKG, BNPB akan kembali melaksanakan OMC pada 20–24 Januari 2026," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/1/2026).
Saat ini, ia melanjutkan, pesawat Grand Caravan PK-JVH menjalani preventive inspection pada 18–19 Januari 2026 dan akan kembali dioperasikan sesuai jadwal untuk mendukung kegiatan modifikasi cuaca.

















































